Tuesday, July 31, 2012

Pendaki Tebing 200 kaki Tanpa Kaki


 Brave Hugh Herr seorang pemanjat tebing, tetap menikmati hobinya memanjat tebing, walaupun kedua kakinya telah di amputasi. Ketika ia masih remaja, Hugh pernah mengikuti ekspedisi pendakian, namun terjadilah sebuah insiden yang menyebabkan kaki Hugh harus di amputasi.

Hugh tetap tidak putus asa, walaupun dirinya telah kehilangan kedua kakinya, ia lantas tidak meninggalkan hobby mendakinya. Menggunakan kaki palsu, Hugh melanjutkan hobby nya dalam mendaki tebing. Sebuah insiden terjadi lagi. Kaki palsu Hugh terjatuh, ketika ia berada di ketinggian 200 kaki. Namun dengan kondisi yang tenang akhirnya ia dapat kembali turun untuk mengambil kaki palsunya tersebut.



Hugh akhirnya menciptakan kaki bionik, Hugh menciptakan kaki bionik di laboratorium Massachusetts Institute of Technology, dan ia menegaskan bahwa kaki bionik ciptaanya merupakan sebuah keuntungan bagi dirinya yang hoby mendaki.

Ia berkata "Apa yang saya ciptakan saat ini, merupakan sebuah sistim mesin canggih buatan manusia, yang merupakan interaksi mesin dan manusia, dan menjadi terobosan teknologi yang lebih baik".








No comments:

Post a Comment

blognetwork

There was an error in this gadget